Social Icons

.

Gaharu Plaza Indonesia - Sumatera Utara

Gaharu Plaza Indonesia - Sumatera Utara
"...Selamat Datang di Website resmi Budidaya Gaharu kemitraan dan Inokulasi GAHARU PLAZA INDONESIA..." Brand Office : Jl.Simp.Laban Desa Rawa Sari Dusun II - Kec.Aek Kuasan -Kab.Asahan - Pos Code 21275 - Medan Prov.Sumatera Utara Telp/Hp : +62812 6921 8978 e-mail : citratanigaharu@gmail.com

Rabu, 04 September 2013

Apa itu Gaharu..??


    Inilah pertanyaan yang sering muncul ketika kita mengajak relasi kita untuk menanam pohon gaharu. Ironi memang..!! Namun itulah kenyataan yang kita hadapi di lapangan. Banyak masyarakat kita yang belum mengenal gaharu. Padahal gaharu adalah tanaman yang mempunyai nilai ekonomi sangat tinggi dan kebanyakan tumbuh di wilayah Indonesia.
Adalagi yang menyatakan "Nanti seperti Jati...." inilah itulah...banyak lagi komentar pertanyaan dari rekan dan masyarakat yang tidak mengetahui akan betapa berharganya GAHARU di mata Dunia.

              Gaharu adalah sejenis kayu dengan berbagai bentuk dan warna yang khas, memiliki kandungan damar wangi, berasal dari pohon atau bagian pohon penghasil gaharu, sebagai akibat dari proses infeksi yang terjadi secara alami atau buatan pada pohon Aguilaria sp (Thymelaeaceae).Gaharu adalah spesies asli Indonesia dan merupakan Komoditi Elit, Langka & Bernilai Ekonomi Tinggi. Gaharu sudah dikenal sejak abad ke 7 yang digunakan sebagai pengharum tubuh dan ritual keagamaan. Kemudian di abad ke 12 pemerintah Hindia Belanda dan Portugis telah mengenal gaharu.Tahun 1980 – an warga arab yang tinggal di Indonesia menggunakan gaharu sebagai pengharum ruangan dan ritual.Ditengah -tengah masyarakat Gaharu sering juga disebut pohon Alim, Karas, Garu dan lain-lain sesuai dengan daerahnya.

Gaharu Merupakan HHBK (Hasil Hutan Bukan kayu)


         Departemen Kehutanan mengembangkan lima jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang menjadi prioritas pengembangan yaitu Rotan, Bambu, Lebah, Sutera dan Gaharu. Berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan No.35/Menhut-II/2007 telah ditetapkan jenis-jenis HHBK yang terdiri dari 9 kelompok HHBK yang terdiri dari 558 spesies tumbuhan dan hewan.Paradigma baru sektor kehutanan memandang hutan sebagai sistem sumberdaya yang bersifat multi fungsi, multi guna dan membuat multi kepentingan serta pemanfaatannya diarahkan untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
      Paradigma ini makin menyadarkan kita bahwa produk HHBK merupakan salah satu sumber daya hutan yang memiliki keunggulan komparatif dan paling bersinggungan dengan masyarakat sekitar hutan. HHBK terbukti dapat memberikan dampak pada peningkatan penghasilan masyarakat dan memberikan kontribusi yang berarti bagi penambahan devisa negara.

FAO memperkirakan 80% dari populasi penduduk di negara berkembang menggunakan HHBK untuk kebutuhan bagi kesehatan dan nutrisi. Saat ini peran HHBK makin meningkat, tidak hanya untuk kebutuhan dasar saja. Pada tahun 1999 diperkirakan nilai perdagangan HHBK di dunia mencapai US$1,100 juta, dengan rata-rata tingkat pertumbuhan pasar 20% per tahunnya.
Produk HHBK bagi masyarakat di sekitar hutan bisa menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan sebelum tanaman kayu hutan dipanen. Mereka bisa memperoleh tambahan pendapatan bersamaan dengan penerapan cara hidup yang tradisional dan bersahabat dengan alam. Usaha pedesaan bisa tumbuh tidak hanya berbasis budidaya dan pemanenan saja, tetapi juga penambahan nilai tambah melalui pengolahan produk, pengemasan, sertifikasi dan transportasi.

Pohon Gaharu ini memiliki 3 marga dalam satu family Thymelaeaceae.
Disebutkan sebagai berikut :

        1.Aquailaria :Terdiri dari 15 species diantaranya 6 species tersebar di seluruh pulau di Indonesia kecuali pulau Jawa,Bali dan Nusa Tenggara.
2.Gonystilus : Terdiri dari 20 species diantaranya 8 species tersebar di pulau  
    Sumatera, Kalimantan, Bali, Maluku, dan Papua
             3.Gyrynops :Terdiri dari 9 species diantaranya 6 species tersebar di wilayah                                Indonesia bagian timur  (Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua)



                                       II Link terkait Gaharu Plaza Indonesia II